Kesehatan Mata di Era Screen Time Tinggi

Kesehatan Mata di Era Screen Time Tinggi, Ini Kata Dokter

Coba hitung berapa jam kamu menatap layar hari ini. Mulai dari laptop kerja, ponsel, sampai televisi sebelum tidur. Kalau totalnya lebih dari delapan jam, kamu tidak sendirian. Kondisi ini kini jadi hal yang wajar di tengah gaya hidup serba digital.

Kesehatan Mata di Era Digital | Andika Broker

Dampak Screen Time Berlebihan bagi Mata

Menurut dr. Cecilia Naritha, MARS, penggunaan gadget yang semakin intensif membuat masyarakat menghabiskan lebih banyak waktu di depan layar. Kondisi ini meningkatkan risiko kelelahan mata, atau yang dikenal dengan istilah eye strain. Gejalanya cukup beragam, mulai dari mata kering, perih, pandangan kabur, hingga sakit kepala.
Semakin lama mata fokus menatap layar, semakin jarang seseorang berkedip. Akibatnya, kelembapan alami mata berkurang drastis. Efek jangka panjangnya bisa memengaruhi kualitas penglihatan kalau dibiarkan tanpa penanganan.

Peran Orang Tua Juga Penting

Dr. Cecilia menekankan satu hal yang sering luput dari perhatian. Orang tua punya peran besar dalam mengawasi durasi screen time anak-anak mereka. “Memang tidak disadari, tidak langsung ada efek, tapi harus dibatasi, maka perlu peran orangtua,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak menunggu keluhan muncul dulu sebelum memeriksakan kondisi mata. Pemeriksaan berkala jauh lebih baik dibanding menunggu gejala serius muncul terlebih dahulu.

Metode 20-20-20 yang Mudah Diterapkan

Salah satu cara paling praktis menjaga kesehatan mata adalah metode 20-20-20. Caranya sederhana: setiap 20 menit menatap layar, alihkan pandangan ke objek sejauh 20 kaki atau sekitar 6 meter selama 20 detik. Kebiasaan kecil ini membantu otot mata beristirahat sejenak dari fokus terus-menerus.
Selain itu, jaga jarak pandang ideal antara mata dan layar, sekitar 40 hingga 70 sentimeter. Atur juga tingkat kecerahan layar agar tidak terlalu terang maupun terlalu redup, karena keduanya sama-sama bikin mata bekerja lebih keras.

Jangan Lupakan Asupan Nutrisi

Menjaga kesehatan mata bukan cuma soal mengatur screen time semata. Asupan nutrisi juga berperan penting di baliknya. Perbanyak konsumsi sayuran hijau, wortel, dan ikan yang kaya omega-3. Kombinasi kebiasaan digital yang sehat dengan pola makan bergizi seimbang jadi kunci menjaga penglihatan tetap prima di tengah tuntutan hidup yang serba digital seperti sekarang.
Sumber:

Similar Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *