Tren cortisol cocktail viral TikTok
| |

Tren Cortisol Cocktail Viral di TikTok, Benarkah Ampuh Redakan Stres?

Cortisol cocktail viral di TikTok diklaim redakan stres. Simak fakta ilmiah dan pendapat ahli gizi soal efektivitas tren minuman ini.
Apa Itu Cortisol Cocktail yang Tren di Tiktok? |
Tren cortisol cocktail belakangan ramai dibicarakan di TikTok. Minuman non-alkohol ini diklaim mampu menurunkan hormon stres, memulihkan energi, sekaligus menyeimbangkan hormon tubuh.
Namun, benarkah klaim tersebut punya dasar ilmiah yang kuat? Simak penjelasan lengkapnya berikut ini.

Apa Itu Cortisol Cocktail?

Cortisol cocktail adalah minuman buatan rumah yang biasanya berisi kombinasi air kelapa, jus jeruk, garam laut, dan magnesium. Racikan ini dipercaya penggunanya mampu meredakan gejala kadar kortisol tinggi.
Sejumlah kreator konten mengeklaim kadar kortisol berlebih menyebabkan wajah bengkak, kembung, hingga tubuh terasa lelah terus-menerus.

Kata Ahli Soal Efektivitasnya

Ahli gizi dari Cleveland Clinic menegaskan belum ada bukti ilmiah kuat yang menunjukkan minuman ini benar-benar menurunkan kadar kortisol secara signifikan.
Menurutnya, kandungan elektrolit dalam minuman ini memang bermanfaat menjaga hidrasi tubuh. Namun, klaim menyeimbangkan hormon secara instan dinilai masih terlalu berlebihan.

Cara yang Lebih Efektif Mengelola Stres

Sebagai gantinya, ahli gizi menyarankan fokus pada kebiasaan yang lebih mendasar. Tidur cukup, olahraga teratur, serta membatasi konsumsi makanan olahan dan gula berlebih jauh lebih berdampak.
Jika keluhan terkait stres terus berlanjut, berkonsultasi dengan dokter atau ahli gizi tetap jadi langkah paling tepat untuk mengetahui penyebab sebenarnya.

Amankah Dikonsumsi?

Secara umum, bahan-bahan dalam cortisol cocktail tergolong aman dikonsumsi karena berasal dari bahan alami sehari-hari.
Meski begitu, konsumsi berlebihan tetap perlu diperhatikan, terutama bagi orang dengan kondisi kesehatan tertentu seperti gangguan ginjal atau tekanan darah.

Kesimpulan

Cortisol cocktail memang aman dikonsumsi sebagai minuman penyegar. Namun, klaim khasiatnya menurunkan hormon stres secara signifikan belum didukung bukti ilmiah kuat. Pola hidup sehat tetap jadi kunci utama mengelola stres jangka panjang.

Similar Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *